September 15, 2012

Mention Aku di Twitter-mu!


Assalamu’alaikum warahmatullahiwabarakatuh…

Guys… era Friendster mungkin sudah berakhir… Yupppzzzz, disaat belum begitu banyak kalangan msyarakat yang menjamah dunia Friendster, ia-nya harus segera tergeser oleh kehadiranan Facebook (FB). Hingga akhirnya FB menjadi momok jejaring sosial di internet yang kian mendunia. Hampir setiap lapisan masyarakat mempunyai akun di situs jejaring sosial tersebut. Saya yakin, pembaca pun juga pasti telah mempunyai sebuah akun di Faceboook. Bahkan mungkin dantara kita ada yang mempunyai akun lebih dari satu. Meski kita juga tau, belum tentu akun tersebut bisa dijamin kebenarannya. Bisa dikatakan tidak ada jaminan pengguna FB menggunakan identitas asli di dalam akun dan profil-nya. Terlepas dari kontroversi ke-objektivitas-an akun-nya, bagaimanapun juga fenomena jejaring sosial FB telah sedikit banyak berhasil menyita perhatian masyarakat. Keberadaan server situs jejaring sosial memang dinilai bisa memicu user yang lebih banyak untuk berkecimpung langsung di era teknologi seperti sekarang.
Belum berakhir pula rezim FB di dunia maya, kini adanya jejaring sosial anyar yakni Twitter mulai mengancam popularitas dan eksistensi FB. Yah, meskipun sampai saat ini FB masih menjadi raja-nya jejaring sosial, toh siapa yang yang tau yang akan terjadi di masa yang akan datang? Right?
Twitter?
Memang apa keunggulan Twitter dibandingkan FB?
Berikut ini adalah 7 keunggulan Twitter dibanding FB versi on The Spot (Diposkan oleh ON THE SPOT : 7 Kejadian Langka dan Spektakuler di Seluruh Dunia on Kamis, 06 Oktober 2011) :

1. Hanya 140 Karakter
Update status twitter hanya dibatasi 140 karakter (huruf, angka, simbol, atau spasi) sedangkan update status di FB awalnya dibatasi 160 karakter kini dinaikkan menjadi 420 karakter. Karena di twitter hanya 140 karakter, maka kita harus menulis yang singkat dan perlu saja, apalagi kalau menyertakan tautan (link) kita benar-benar harus berpikir untuk memilih dan menyingkat kata. Sedangkan di FB update status bisa panjang, bisa jadi satu paragraf, mungkin bisa menulis satu lirik lagu penuh :). Akhirnya kalau update status di FB tidak usah bingung memilih dan menyingkat kata, tidak heran update status di FB kadang ada yang terkesan bombastis :D.

2. No Threaded Comment
Di FB cara membalas update status adalah dengan menuliskan komentar yang muncul di bawah update status tersebut, begitu seterusnya secara berurutan (threaded). Di twitter beda, cara membalas update status adalah dengan menulis update status baru dengan menyertakan @namaorang yang dibalas. Ini yang membuat twitter menjadi istimewa. Bayangkan jika ada seseorang menulis update status hanya ditujukan untuk kita, tulisan itu diposting di halamanya, tentu tweet tersebut jadi lebih berkesan, kita jadi sungkan jika tidak me-reply. Karena itu di twitter user harus lebih aktif “menyapa” supaya dapat banyak tweet balasan :) (Cara reply menggunakan simbol “@” baru-baru ini juga ditiru oleh FB)

3. Followings Dan Followers
Di twitter, kalau kita ingin mengikuti update status seseorang, harus menjadi “follower” tanpa “meminta” pertemanan (kecuali untuk yang mengaktifkan privacy). Jika di-follow, kita tidak harus membalas menjadi follower dia. Jadi timeline hanya berisi update status orang-orang yang kita pilih saja. Jika suatu saat tidak suka, kita bisa unfollow orang tersebut, otomatis update statusnya tidak ada dalam timeline kita. Di FB, semua teman bisa membaca update status kita. Sebaliknya, kita juga bisa membaca update status semua teman kita itu. Tidak dibedakan apakah teman akrab / dekat, atau teman yang belum kenal sekalipun. Update status semua teman muncul di beranda kita, sulit mengatur supaya di beranda hanya muncul update status orang-orang yang kita pilih, mungkin caranya hanya dengan “memutuskan pertemanan”.

4. Tanpa Konfirmasi
Di Twitter, Jika tidak mengaktifkan privacy, maka semua orang bisa membaca update status kita, termasuk orang yang belum punya akun twitter. Semua orang juga bisa follow tanpa harus meminta konfirmasi dari kita. Mungkin alasan ini yang membuat beberapa artis, selebritis, politikus, mentri, sampai presiden punya twitter. Akun mereka biasanya di follow oleh ribuan orang. Kalau di FB tentu repot mengkonfirmasi satu-persatu permintaan teman yang jumlahnya puluhan ribu :).

5. No Game No Quiz
Sebenarnya layanan resmi dari twitter hanya update status tanpa aplikasi lain seperti foto, video, dan lain-lain. Jika di twitter bisa melakukan itu adalah karena bantuan aplikasi di luar twitter. Karena hanya update status, maka pembicaraan di twitter akan lebih fokus dan menarik, misalnya ketika ada musibah gempa, berita di twitter akan terasa lebih aktual. Sementara di FB pada saat yang sama (saat terjadi gempa) masih terlihat orang-orang yang sibuk main game (contoh: mafia wars, pet society dan lain-lain), atau muncul juga laporan quiz-quiz yang kurang penting. Baru-baru ini FB telah mengeluarkan versi lite dimana tidak memunculkan game dan quiz di beranda kita. (merasa tersaingi twitter?)

6. Hashtags (#) Dan Trending Topic
Hashtags dipakai untuk menandai topik tertentu dalam pembicaraan di twitter, simbol yang digunakan adalah “#”. Dengan menggunakan hashtags, update status bisa dikelompokkan berdasarkan topik dalam hasil pencarian. Beberapa contoh hashtags yang pernah menjadi Trending Topic: #indonesiaunite, #jamansd, #mbahsurip, #pengakuan. Trending topic adalah topik-topik yang sedang ramai dibicarakan oleh tweeps, biasanya ditampilkan 10 list di sidebar kanan timeline. Trending topic bisa bermanfaat bagi corporate branding dalam target pemasaran mereka, bisa pula bermanfaat bagi politikus untuk melihat isu-isu aktual, dan bermanfaat untuk siapa saja dalam mengikuti trend global, contoh: rilis film terbaru. Dan masih banyak manfaat lainnya. Hashtags dan Trending topic ini belum ada di FB

7. Banyak Tools Dan Aplikasi Pendukung
Coba lihat timeline twitter kita, postingan tweet berasal dari macam-macam tools atau aplikasi, misalnya: tweetdect, ubertwitter, tweete, hahlo, twitpic, twhirl, twitterfox, dan lain-lain kalau disebutkan bisa ratusan :) salah satu contoh list aplikasi / tools pendukung twitter silahkan cek disini. Dan aplikasi tersebut bisa dipakai dari bermacam-macam platform: mulai web, mobile, Blackberry, iPhone, dan lain-lain. Kadang di beberapa aplikasi malah memiliki fitur yang lebih lengkap, lebih kompleks, lebih canggih daripada akses lewat web twitter itu sendiri. Misalnya di web twitter tidak ada fasilitas RT (retweet) tapi di aplikasi lainnya ada, di twitter tidak bisa upload foto, tapi kita bisa upload foto di twitpic. dan lain-lain. Sangat fleksibel. Lalu apakah FB memiliki tools/aplikasi pendukung sebanyak twitter? jawabannya adalah: “tidak” :)
Demikianlah 7 keunggulan Twitter dibanding FB versi On The Spot. Untuk selanjutnya, anda yang akan tentukan pilihan!
Lalu bagaimana khasus booming-nya jejaring sosial dengan jalan dakwah kita sebagai ummat Islam? Mari kita cam-kan bersama! Entah Facebook… entah Twitter… Semoga keberadaan jejaring tersebut bisa kita manfaatkan untuk kemashlahatan ummat! Keep trying to walk on the right path! Salam ukhuwah!

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar