Maret 19, 2013

Dunia Dania Eps. 4: Preman Nekad Tobat!

Namaku Dania. Saat ini... ku gerakkan jemariku, menari di atas tombol key board laptop kesayanganku (karena memang hanya punya satu), Thosiba Satellite L640..."Leading Innovation"... Hehehe...
Hari ini, 14 Ramadhan 1433 Hijriyah atau bertepatan dengan 2 Juli 2012 Masehi, aku berusia 21 tahun 6 bulan. Belum lama ini aku juga telah menyelesaikan kuliahku. Tak sadar kini aku telah beranjak dewasa, atau mungkin sudah kelewat dewasa? Sejauh ini dalam kehidupanku, sepertinya aku belum banyak melakukan sesuatu yang berarti... Hmmmm... penyesalan memang selalu datang terlambat.

Maret 16, 2013

Dunia Dania Eps.3 : Patahnya Hati Dania

Dania memasukkan kembali album foto perpisahan itu kedalam laci. Ia mematikan komputer-nya, lalu berbaring di atas gundukan kasur yang empuk. Ia merasakan lelah yang teramat sangat. Matanya menerawang, merefleksi apa yang telah dilakukannya seharian ini. Jadwalnya begitu padat akhir pekan ini. Usai kuliah jam 10 pagi, Dania harus ikut rapat oraganisasi kampus sampai Dzuhur. Ba’da Ashar, ia baru pulang dari memberi les privat bahasa Inggris untuk salah satu siswi SMP di dekat Simpang Lima Semarang.
Tak terasa jam di dinding kamar kosnya sudah menunjukkan pukul 22.35 WIB sekarang. Ia masih saja belum bisa memejamkan mata. “Astaghfirullah…”, katanya lagi. Kegalauan hati Dania terus menggiring lamunannya pada sosok Ayyas dan kejadian yang lebih dari setengah tahun yang lalu.

Dunia Dania Eps.2: Hati Dania Super Duper Galau!



Kemilau indah sang mentari di ufuk Barat perlahan lenyap ditelan temaramnya senja. Siluet itu hadir mengaburkan brightness dan menimbulkan contrast yang mencolok tapi tetap terlihat unik. Cantik sekali. Waktu terbenam sang raja siang yang harus bergantian shift-nya dengan sang rembulan pun diiringi dengan gema irama adzan maghrib yang sangat merdu yang dilantunkan oleh sang muadzin.

Desember 26, 2012

Duri Sang Mawar

Serapuh kelopak sang mawar yang disapa badai, berselimutkan gontai...
Saat aku, berada di sini diterpa terluka oleh senja... (Saat Kau Menjadi Istriku Nanti by Sheila on 7)

Itulah sederet lirik lagu yang menurut saya pribadi, sangatlah konotatif, namun penuh makna. Mawar, siapa yang tak suka padanya? Cantik, anggun, namun juga rapuh.
Begitu pula wanita...  seringkali kecantikan rupa yang ia punya mampu menyilaukan setiap mata. Namun dibalik rupa yang elok yang memancarkan aura kelembutan itu, wanita tetaplah makhluk yang rapuh dan mempunyai kelemahan. Sensitif perasannya, egois cara berfikirnya, dan terkadang labil pula emosinya. Tapi sungguh, Tuhan Yang Maha Adil,  menganugerahkan pula kekuatan besar pada seorang wanita. Yakni kesabaran, ketabahan dan kesetiaan. Wanita punya itu semua untuk mengayomi orang-orang terdekatnya. Seperti seorang ibu yang memancarka aura keibuan luar biasa untuk melindungi anaknya. Subhanallah...

November 03, 2012

Touring Wonogiri: “Nampu Beach, Fantastico!!!”


Pukul 03.00 am, aku buka mataku yang masih terasa pelik. Kugerakkan langkah kakiku untuk segera mengambil air wudhu. Dingin yang kurasakan berhasil ter-kamuflase oleh sejuknya air wudhu. Subhanallah! Selang beberapa waktu, aku telah selesai menunaikan sholat Tahajjud. Hmmmm… kemudian aku melakukan persiapan beberapa barang yang akan kubawa berpetualang hari ini sembari menunggu waktu shubuh tiba. Aku sangat antusias mengemasi barang-barang. Sekitar pukul 04.05 am adzan shubuh pun berkumandang. 2 rakaat sholat fajar dan 2 rakaat shalat shubuh mengawali aktivitasku hari ini. Kemudian aku beranjak ke dapur untuk mencuci piring lalu menyapu teras. Hihihihi… (Nyregepi…!!!)

September 15, 2012

Korelasi Teknologi, Jejaring Sosial dan Dakwah

Sahabatku, inovasi teknologi dan digital memang memudahkan jalan dan cara kita mengarungi kehidupan, baik untuk tujuan dunia maupu akhirat kita. Demikian juga dengan maraknya jejaring sosial yang semakin hari semakin merajalela di kehidupan kita, seperti Facebook dan Twitter. Mungkin memang banyak sekali dampak negative dari situs-situs jejaring sosial tersebut, namun jika kita bisa berfikir lebih jauh ke depan… bukankah jejaring-jejaring sosial tersebut bisa menjadi media dakwah yang sangat efektif untuk kemashlahatan ummat???

Mention Aku di Twitter-mu!


Assalamu’alaikum warahmatullahiwabarakatuh…

Guys… era Friendster mungkin sudah berakhir… Yupppzzzz, disaat belum begitu banyak kalangan msyarakat yang menjamah dunia Friendster, ia-nya harus segera tergeser oleh kehadiranan Facebook (FB). Hingga akhirnya FB menjadi momok jejaring sosial di internet yang kian mendunia. Hampir setiap lapisan masyarakat mempunyai akun di situs jejaring sosial tersebut. Saya yakin, pembaca pun juga pasti telah mempunyai sebuah akun di Faceboook. Bahkan mungkin dantara kita ada yang mempunyai akun lebih dari satu. Meski kita juga tau, belum tentu akun tersebut bisa dijamin kebenarannya. Bisa dikatakan tidak ada jaminan pengguna FB menggunakan identitas asli di dalam akun dan profil-nya. Terlepas dari kontroversi ke-objektivitas-an akun-nya, bagaimanapun juga fenomena jejaring sosial FB telah sedikit banyak berhasil menyita perhatian masyarakat. Keberadaan server situs jejaring sosial memang dinilai bisa memicu user yang lebih banyak untuk berkecimpung langsung di era teknologi seperti sekarang.

September 07, 2012

Risalah Hati seorang Ukhti


Ketika cinta tiada tutur kata datang tanpa salam sapa
Ia tiba-tiba hadir menyelinap membawakan sejuta pesona
Tiada berkutik saat aku hampir mendapatkannya…
Atau bahkan kehilangannya…
Ahh, cinta…
Menapa kau selalu menebarkan rasa gelisah diantara sekat ruang rindu?
Mengapa kau slallu bungkam saat ku tanya kenapa kau datang kepadaku?
Tuhan…
Apakah cinta ini karena-Mu?
Atau hanya angan kosong yang terjebak dan terjerat akar nafsu?
Semoga tidak…
Dan, Tuhan…
Selamatkanlah cintaku agar selalu tertuju kepada-Mu

Agustus 03, 2012

Degradasi Iman?


Secara harfiah, hakikat degradasi adalah sebuah penurunan derajat atau kedudukan. Sedangkan Iman adalah sebuah kepercayaan dalam hati yang kita aplikasikan kedalam lisan dan perbuatan. Dari definisi tersebut dapat dianalisa secara logis bahwa pada intinya, degradasi iman adalah penurunan derajat keimanan seseorang. Dari angle yang lainnya, khalayak muslim menyebut degradasi iman ini dengan istilah “futur”. Apapun istilahnya, intinya sama. Ada satu hal yang bisa dipetik dalam khasus ini. Siapapun juga bisa terkena syndrome futur…. Siapapun juga tak bisa terhindar dari intaian virus degradasi iman, meskipun dia seorang anak masjid atau seorang ulama sekalipun.
…. Attention! Iman is in high level… Iman is in low level… Iman is in high level… Iman is in low level….
Begitu seterusnya.

Juni 01, 2012

Apologizing...

Beberapa hari yang lalu banyak protes dan todongan pertanyaan dari teman-teman kepadaku. Seperti ada hal sensasional yang sedang terjadi. Sebenarnya bukan karena masalah apa-apa. Penyebabnya, teman-teman heran dan agak cemas terhadapku karena tiba-tiba saja aku mengirim sms kepada mereka untuk meminta maaf atas segala kesalahanku selama ini.

"Assalamu'alaikum, Teman2ku... I'm perfectly imperfect. Aku sadar, begitu banyak khilaf dan salah yang kuperbuat pd kalian. Maafin aku ya???"